PALANGKA RAYA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti memberikan dampak yang luas, tidak hanya bagi para siswa dan kelompok rentan sebagai penerima manfaat utama, tetapi juga bagi mereka yang bekerja di balik layar. Para relawan dapur yang menjadi tulang punggung penyediaan makanan bergizi setiap hari kini mulai merasakan langsung manfaat nyata dari keterlibatan mereka.
Irpandi, salah satu relawan di bagian packing pada satuan pelayanan SPPG PAHANDUT PANARUNG 06, mengungkapkan bahwa program ini telah menjadi oase bagi masyarakat yang ingin berkontribusi sekaligus memperbaiki taraf hidup. Menurutnya, program MBG adalah ekosistem yang saling menguntungkan.

Manfaat Nyata bagi Relawan
Bagi Irpandi dan rekan-rekannya, menjadi relawan bukan sekadar pengabdian tanpa pamrih. Ia menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam program ini memberikan dampak ekonomi dan personal yang signifikan, di antaranya:
Penyediaan Lapangan Kerja: Membantu relawan mendapatkan penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan harian dan membantu ekonomi keluarga.
Peningkatan Keterampilan: Para relawan dilatih untuk bekerja secara profesional, higienis, dan efisien dalam manajemen dapur skala besar.
Jejaring dan Pengalaman: Memperluas relasi antarwarga serta memberikan pengalaman kerja yang berharga di sektor pelayanan publik.
Insentif dan Apresiasi: Adanya sistem penghargaan yang membuat para relawan merasa dihargai atas kerja keras mereka.
”Relawan dapur adalah jantung program ini. Tanpa mereka, makanan tidak akan sampai ke meja anak-anak. Karena itu, kami memastikan relawan juga tumbuh, terlindungi, dan mendapat manfaat nyata,” tutur Irpandi dengan penuh semangat.
Investasi SDM Menuju Indonesia Emas 2045
Program yang dijalankan di SPPG PAHANDUT PANARUNG 06 ini diharapkan tidak hanya menjadi program musiman. Keberhasilan dalam mengelola gizi anak-anak sekaligus memberdayakan masyarakat lokal dianggap sebagai fondasi kuat dalam pembangunan manusia.
Menutup keterangannya, Irpandi menyampaikan harapan besar agar program Makan Bergizi Gratis ini terus berlanjut di masa depan.
”Harapan besar bagi kami agar ke depannya program ini bisa terus dilanjutkan dan menjadi program prioritas. Ini adalah langkah nyata untuk membangun SDM yang unggul menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.









